Kabarina.com – Aksi unjuk rasa yang mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jambi pada Jumat (19/6/2026) menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Selain menjadi perhatian publik di lapangan, aksi tersebut juga ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Berbagai komentar netizen bermunculan setelah sejumlah media lokal mengunggah pemberitaan terkait aksi tersebut. Salah satunya melalui akun Instagram @cicitvjambi yang memposting video berjudul “Ratusan Warga Datangi DPRD Jambi Minta Program MBG Berlanjut, Pendapat Kalian?”

Unggahan tersebut langsung mendapat respons dari warganet. Akun @aponamo.e misalnya, mempertanyakan latar belakang peserta aksi dengan menulis, “Murni masyarakat atau ibuk-ibuk SPPG?”

Komentar serupa juga disampaikan akun @Jwri__, yang menuliskan, “kalo dilihat lihat banyak ibuk2 yang bekerja di dapur MBG ini,” disertai emotikon tertawa.

Perbincangan serupa juga terlihat dalam unggahan akun @Jambitv.official yang memuat berita berjudul “Massa Demo Dukung MBG Tak Dihentikan di Kantor DPRD Jambi.” Ratusan komentar tampak membanjiri kolom komentar postingan tersebut.

Akun @riyan.agustio_mc misalnya menulis, “kadang bingung juga, MBG untuk anak sekolah, tapi yang demo siapa,” disertai emotikon tertawa.

Sementara itu, akun @dodisyaputra1982 berkomentar, “ini orang kerja MBG yang demo.”

Komentar lain datang dari akun @bobbysihombing45 yang menulis, “tebak’an yok, dibayar siapo?”

Sedangkan akun @Putra_rawa1984 memberikan komentar singkat, “pasukan gocap,” disertai emotikon tertawa, dan masih banyak lagi komentar-komentar yang lain dari netizen.

Beragam komentar tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap aksi dukungan terhadap Program MBG yang berlangsung di DPRD Provinsi Jambi. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci mengenai latar belakang peserta aksi tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik. Karena menyangkut kepentingan masyarakat luas, berbagai dinamika dan respons publik terkait pelaksanaannya menjadi perhatian banyak pihak.

Perdebatan yang muncul di ruang digital mencerminkan adanya beragam persepsi masyarakat terhadap aksi dukungan tersebut. Sejumlah netizen mempertanyakan komposisi peserta aksi, sementara sebagian lainnya menyoroti tujuan dan pesan yang disampaikan dalam demonstrasi. berbagai sudut pandang dan pandangan berbeda terus berkembang di tengah masyarakat.(*)