Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi Tampil Memukau di Hari Adat Melayu Jambi 2026
Kabarina.com – Suasana khidmat dan penuh nuansa religius mewarnai Puncak Hari Adat Melayu Jambi 2026 di Balairung Sari, Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Selasa (16/06/2026). Salah satu penampilan yang mencuri perhatian dan mendapat apresiasi luas dari para tamu undangan adalah penampilan Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi yang tampil memukau dengan lantunan sholawat yang menggema di seluruh ruangan.
Dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi, Dewi Marlinda, SE., MM, kelompok sholawat tersebut berhasil menghadirkan suasana yang syahdu, menyejukkan hati, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam perhelatan budaya terbesar masyarakat Melayu Jambi itu. Dengan balutan busana yang anggun dan harmonisasi suara yang kompak, penampilan mereka menjadi salah satu suguhan istimewa yang mengundang decak kagum para hadirin.
Kegiatan yang menjadi puncak rangkaian Pekan Adat Melayu Jambi 2026 tersebut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Ketua Umum LAM Provinsi Jambi Hasan Basri Agus, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para bupati dan wali kota, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Penampilan Majelis Bahagia Bersholawat tidak hanya menjadi hiburan bernuansa religi, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa adat dan budaya Melayu tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai Islam. Lantunan sholawat yang dibawakan menggambarkan filosofi Melayu Jambi yang menjunjung tinggi adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah.
Ketua Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi Dewi Marlinda, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena dapat berpartisipasi dalam momentum penting yang menjadi wadah pelestarian adat dan budaya Melayu tersebut. Menurutnya, kehadiran Majelis Bahagia Bersholawat merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari Puncak Hari Adat Melayu Jambi 2026. Sholawat yang kami lantunkan bukan hanya sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai ikhtiar untuk terus menanamkan nilai-nilai keislaman yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Melayu Jambi,” ujar Dewi Marlinda.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai budaya, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat istiadat dan tradisi Melayu yang diwariskan oleh para leluhur.
Puncak Hari Adat Melayu Jambi 2026 berlangsung meriah dan penuh makna. Berbagai pertunjukan seni budaya, prosesi adat, serta penampilan bernuansa religi ditampilkan sebagai wujud kekayaan tradisi Melayu Jambi yang tetap terjaga di tengah arus modernisasi. Kehadiran Majelis Bahagia Bersholawat menjadi salah satu warna tersendiri dalam perhelatan tersebut, menghadirkan kesejukan spiritual yang melengkapi kemegahan acara.
Melalui penampilan yang memikat dan penuh penghayatan, Majelis Bahagia Bersholawat Kota Jambi kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari elemen masyarakat yang aktif dalam menjaga harmoni antara nilai-nilai agama, budaya, dan kehidupan sosial. Penampilan mereka pun menjadi bukti bahwa sholawat tidak hanya menjadi media dakwah, tetapi juga mampu menjadi jembatan yang mempererat persatuan serta memperkokoh identitas Melayu Jambi yang religius dan berbudaya.(*)



