Reses Cek Endra di Bathin VIII, Kades dan Tokoh Masyarakat Sampaikan Aspirasi Pembangunan Secara Terbuka
Kabarina.com – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Cek Endra, melaksanakan kegiatan reses di Kecamatan Bathin VIII yang dipusatkan di Kantor Camat Bathin VIII. Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta elemen masyarakat yang antusias mengikuti dialog terbuka bersama wakil rakyat di Senayan itu.
Kehadiran Cek Endra disambut hangat masyarakat. Reses ini menjadi ruang komunikasi dua arah antara anggota DPR RI dan konstituennya, guna menyerap aspirasi sekaligus menjelaskan secara terbuka peran dan fungsi DPR RI dalam sistem ketatanegaraan.
Dalam pemaparannya, Cek Endra menjelaskan secara komprehensif tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota DPR RI, yakni fungsi legislasi (pembentukan undang-undang), fungsi anggaran (budgeting), serta fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah. Ia menegaskan, ketiga fungsi tersebut harus dijalankan secara maksimal agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada rakyat.
Lebih lanjut, ia memaparkan ruang lingkup kerja Komisi XII DPR RI beserta mitra-mitra strategis yang menjadi ruang perjuangan aspirasi daerah. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap mitra kerja komisi sangat penting agar setiap usulan dapat diarahkan secara tepat dan efektif.
“Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi momentum mendengar langsung suara rakyat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Bathin VIII akan kami kawal dan perjuangkan di tingkat pusat,” tegasnya.
Ia juga mengajak para kepala desa dan tokoh masyarakat untuk terus bersinergi serta aktif menyampaikan data dan kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya bisa terwujud jika ada komunikasi yang intens dan terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat.
Kegiatan tersebut turut didampingi Camat Bathin VIII, Aryo Alfajri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran anggota DPR RI di wilayahnya. Ia menilai kegiatan reses seperti ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan harapan. Kami berharap apa yang menjadi aspirasi hari ini dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah kepala desa menyampaikan usulan terkait jaringan listrik yang kerap mengalami pemadaman serta kelangkaan gas subsidi 3 kilogram. Tokoh masyarakat juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
Suasana pertemuan berlangsung dinamis dan penuh semangat. Diskusi berjalan terbuka dengan berbagai masukan konstruktif dari masyarakat. Cek Endra secara langsung menanggapi sejumlah pertanyaan dan menjelaskan mekanisme pengusulan program dari daerah ke pemerintah pusat.
Di akhir kegiatan, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Sarolangun, khususnya Kecamatan Bathin VIII, agar pembangunan semakin merata dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Reses tersebut tidak hanya menjadi ajang serap aspirasi, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara wakil rakyat dan konstituennya, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi percepatan pembangunan di daerah. (*)




