Safari Ramadhan di Masjid Tertua Bungo, Gubernur Al Haris Kenang Jasa Alm. H. Hanafie
Kabarina.com – Safari Ramadhan 1446 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat dan penuh makna di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (01/03/2026) malam. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Jambi Al Haris dan didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo Donny Iskandar, unsur Forkopimda, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Camat Tanah Sepenggal, serta Datuk Rio Dusun Empelu.
Masjid Al Falah yang berdiri sejak 1830 Masehi dikenal sebagai masjid tertua di Kabupaten Bungo dan salah satu yang tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur di masjid bersejarah tersebut menjadi momentum istimewa bagi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.
Dalam sambutannya, Al Haris mengenang jasa para tokoh pendiri Provinsi Jambi, khususnya almarhum H. Hanafi yang dikenal sebagai inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan merupakan putra asli Empelu.
“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Kita bangga Provinsi Jambi lahir dari perjuangan orang tua kita. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Al Haris yang diamini para jamaah.
Ia menegaskan, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah menyerap langsung aspirasi masyarakat. Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang kurang lebih 120 meter yang melintasi Sungai Batang Tebo.
Jembatan tersebut dinilai sangat strategis karena akan membuka akses penghubung antar desa, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Berdasarkan perkiraan awal, pembangunan jembatan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar.
Al Haris pun langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo untuk melakukan perhitungan teknis dan penganggaran secara detail.
“Besok saya minta tim dari Dinas PU Provinsi turun bersama Dinas PU Bungo untuk menghitung secara detail. Ini kebutuhan masyarakat. Kalau memungkinkan, kita upayakan bertahap, apakah bisa tahun ini atau tahun depan,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan merupakan investasi jangka panjang yang berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, tidak hanya bagi Dusun Empelu tetapi juga desa-desa di sekitarnya.
Selain jembatan, Gubernur juga menyoroti kondisi Jalan Provinsi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang kurang lebih 60 kilometer. Ia meminta jajaran terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan serta menghitung kebutuhan anggaran penanganannya.
“Kita ingin pembangunan yang diperjuangkan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi. Akses yang baik akan mengangkat ekonomi warga,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi menyerahkan sejumlah bantuan. Bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta disalurkan untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi turut memberikan Rp10 juta untuk masjid yang sama.
Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan. Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting yang masing-masing berisi beras 5 kilogram, telur satu karpet, kacang hijau 1 kilogram, dan biskuit sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan gizi masyarakat.
Sebelumnya, Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan rasa syukur atas kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Jambi di tengah masyarakat Bungo dalam momentum Ramadhan yang penuh berkah. Ia juga mendoakan agar Gubernur senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin serta membangun Provinsi Jambi.
Dalam laporannya, Dedy Putra memaparkan sejumlah progres pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bungo yang mendapat dukungan Pemprov Jambi, di antaranya pembangunan ruas jalan Batang Uleh sepanjang 32 kilometer dari Bukit Kemang hingga Tanah Bekali yang menghubungkan 11 desa.
Selain itu, pembangunan irigasi Tanah Bekali–Empelu yang mampu mengairi lebih dari 1.500 hektare sawah, serta usulan tambahan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk pengembangan jaringan irigasi tahun ini. Peningkatan jalan Muaro Bungo–Peninjau sepanjang 32 kilometer dan Peninjau–Limbur Lubuk Mengkuang sepanjang 34 kilometer juga terus menjadi perhatian.
Tercatat masih terdapat sekitar 60 kilometer ruas jalan yang memerlukan perbaikan dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp10 miliar dan telah dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi untuk ditindaklanjuti. Selain itu, usulan pembangunan turap penahan tebing telah diajukan ke BNPB guna mengantisipasi bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.
Sementara itu, Datuk Rio Dusun Empelu H.M. Thohir menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Gubernur beserta rombongan. Ia menyebut Safari Ramadhan 1446 H sebagai kehormatan besar bagi masyarakat Empelu karena dapat bersilaturahmi langsung dengan Gubernur dan Bupati.
Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten terus berlanjut sehingga pembangunan di Dusun Empelu semakin merata dan kesejahteraan masyarakat kian meningkat.
Safari Ramadhan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok daerah. Kehadiran Gubernur di Masjid Al Falah tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci, tetapi juga menegaskan sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Jambi.(*)



