Kabarina.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mayang Kota Jambi terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin sistem pengolahan air, Perumdam akan melaksanakan pekerjaan pengurasan unit sedimentasi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 2 pada Rabu, 1 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB. Pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung selama 10 jam.

Langkah pemeliharaan ini dilakukan untuk memastikan proses pengolahan air tetap berjalan secara optimal, terutama di tengah meningkatnya tingkat kekeruhan air baku yang bersumber dari Sungai Batanghari. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh perubahan cuaca dan meningkatnya debit sungai, sehingga diperlukan pembersihan endapan pada unit sedimentasi agar kualitas air produksi tetap memenuhi standar pelayanan.

Unit sedimentasi merupakan salah satu bagian penting dalam proses pengolahan air bersih. Pada unit ini, partikel lumpur dan material lain yang terbawa dari air baku diendapkan sebelum air memasuki tahapan penyaringan berikutnya. Oleh karena itu, pengurasan secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga efektivitas proses pengolahan sekaligus menjamin kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan.

Selama proses pekerjaan berlangsung, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah diperkirakan mengalami penurunan debit pengaliran hingga sekitar 50 persen. Wilayah yang terdampak meliputi sebagian Kecamatan Danau Sipin, yaitu Kelurahan Solok Sipin, Sungai Putri, Legok, dan Selamat. Selain itu, gangguan juga akan dirasakan oleh pelanggan di sebagian Kecamatan Alam Barajo, tepatnya Kelurahan Beliung, sebagian Kecamatan Jelutung yang mencakup Kelurahan Jelutung, Handil Jaya, Kebun Handil, dan Cempaka Putih, serta sebagian Kecamatan Jambi Selatan di wilayah Kelurahan Thehok.

Perumdam Tirta Mayang menjelaskan bahwa setelah pekerjaan selesai, proses distribusi air akan kembali dinormalisasi secara bertahap. Waktu pemulihan aliran diperkirakan memerlukan hingga 1 x 24 jam, bergantung pada kondisi jaringan perpipaan dan jarak wilayah pelayanan dari instalasi pengolahan.

Untuk mengantisipasi dampak berkurangnya pasokan air selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di wilayah terdampak diimbau agar menyiapkan dan menampung persediaan air secukupnya sebelum kegiatan pemeliharaan dimulai. Langkah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama proses pengurasan berlangsung hingga distribusi kembali normal.

Perumdam Tirta Mayang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami pelanggan. Namun demikian, perusahaan menegaskan bahwa kegiatan pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen dalam menjaga kualitas pelayanan serta memastikan masyarakat tetap memperoleh pasokan air bersih yang aman, layak, dan berkualitas.

Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut, menyampaikan pengaduan, maupun meminta bantuan layanan mobil tangki air, Perumdam Tirta Mayang telah menyiagakan layanan selama pekerjaan berlangsung. Pengaduan dapat disampaikan melalui WhatsApp di nomor 0821-2121-9692, sementara layanan mobil tangki dapat dihubungi melalui nomor 0821-2121-9894.

Perumdam Tirta Mayang berharap seluruh pelanggan dapat memahami pentingnya kegiatan pemeliharaan tersebut sebagai upaya menjaga keandalan sistem penyediaan air bersih, sehingga pelayanan kepada masyarakat Kota Jambi dapat terus berlangsung dengan kualitas yang semakin baik.(*)