Kabarina.com – Anggota MPR RI Drs. H. Cek Endra kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama masyarakat di Kecamatan Sarolangun pada Selasa sore (10/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta generasi muda dari berbagai desa di Kecamatan Sarolangun.

Acara yang digelar pada sore hari itu berlangsung dengan penuh antusiasme. Masyarakat yang hadir terlihat aktif mengikuti jalannya kegiatan yang bertujuan memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat. Sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat terkait pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam sambutannya, Cek Endra menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota MPR untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh elemen masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI terdiri dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia.

Menurut Cek Endra, di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin kuat, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan harus terus diperkuat, terutama di kalangan generasi muda.

“Empat Pilar MPR RI ini menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa. Kita hidup di negara yang sangat beragam, baik suku, agama maupun budaya. Oleh karena itu nilai persatuan harus terus kita jaga bersama,” ujar Cek Endra di hadapan peserta.

Ia juga menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran nasionalisme serta semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Pada kegiatan tersebut turut hadir sebagai narasumber Drs. H. Pahrul Rozi, M.Si yang memberikan pemaparan terkait pentingnya implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam materinya, Pahrul Rozi menjelaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar apabila mampu dikelola dengan baik melalui sikap toleransi, saling menghargai dan gotong royong.

“Empat Pilar MPR RI bukan hanya sekadar konsep, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Jika nilai-nilai ini dijalankan dengan baik, maka persatuan dan keharmonisan masyarakat akan tetap terjaga,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung hingga menjelang malam tersebut juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, aspirasi serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat lokal.

Dialog yang berlangsung hangat itu menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial saat ini.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Sarolangun semakin memahami serta mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, konstitusi, persatuan NKRI, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Cek Endra juga berharap kegiatan sosialisasi kebangsaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semangat persatuan dan nasionalisme tetap terjaga di tengah masyarakat.(*)