Kabarina.com – Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Forum Baris Indonesia (Forbasi) dalam memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat daerah hingga nasional. Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Semarang, Sabtu (11/4/2026).

Rakernas Forbasi 2026 diikuti oleh perwakilan dari 32 pengurus cabang provinsi. Dalam forum tersebut, berbagai agenda strategis dibahas, salah satunya penguatan lisensi bagi juri dan pelatih baris-berbaris sebagai ujung tombak peningkatan kualitas pasukan dalam kompetisi.

Ketua Umum Forbasi, Fajar Arif Budiman, menyampaikan bahwa saat ini organisasinya telah memiliki 22 pengurus provinsi, ratusan pengurus cabang, serta lebih dari 1.100 klub dengan sekitar 12.500 pegiat terdaftar secara nasional.

“Rakernas ini untuk menyatukan langkah organisasi dari tingkat pusat hingga daerah agar lebih terstruktur dan masif di seluruh Indonesia,” ujar Fajar di Hotel Dafam Semarang.

Selain konsolidasi, Forbasi juga menargetkan baris-berbaris dapat diakui sebagai cabang olahraga prestasi. Namun, terdapat tantangan dalam penyamaan regulasi di tingkat internasional.

“Persoalannya, peraturan baris-berbaris antarnegara tidak sama. Kami sedang mencoba merumuskan pembentukan asosiasi internasional,” jelasnya.

Forbasi juga akan memperkuat koordinasi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia sebagai wadah pembinaan olahraga masyarakat di Tanah Air.

Lebih lanjut, Fajar menegaskan pentingnya sertifikasi bagi juri dan pelatih guna menjamin kompetensi. Sistem sertifikasi tersebut menggunakan stratifikasi Muda, Madya, dan Utama.

“Sertifikasi ini menentukan kompetensi serta hak dan kewajiban. Untuk level nasional, idealnya dipimpin oleh juri tingkat utama,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan KORMI Jawa Tengah, Edi Purwanto, menyambut baik pelaksanaan Rakernas di Semarang. Ia berharap pembentukan kepengurusan dapat menjangkau seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Perkembangannya luar biasa, dalam satu tahun sudah terbentuk di 23 kabupaten/kota. Semoga cepat menyeluruh di 35 kabupaten/kota guna memperkuat pembudayaan olahraga masyarakat,” katanya.

Sebagai tuan rumah, Ketua Forbasi Kota Semarang, Abdul Majid, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan.

“Kami merasa bangga dan terhormat dipercaya sebagai tuan rumah Rakernas tahun ini. Ini momentum strategis untuk mempererat solidaritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan agar kegiatan berjalan optimal dan menghasilkan keputusan yang berdampak nyata bagi kemajuan organisasi.

“Harapannya, Rakernas ini mampu menghasilkan keputusan yang berdampak nyata bagi kemajuan Forbasi dan pelatih baris-berbaris nasional,” pungkasnya.(Zicho Perdana Putra)