Pasca Kecelakaan Tragis di Jambi, Warga Desak Pemerintah Bertindak Tegas
Kabarina.com – Rentetan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton bertonase besar di sejumlah wilayah Jambi memicu keresahan masyarakat. Warga mendesak pemerintah segera mengambil langkah tegas agar tidak ada lagi korban jiwa di jalan raya.
Kecelakaan yang melibatkan angkutan batu bara, truk CPO hingga kendaraan ekspedisi besar dinilai semakin mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua yang paling rentan menjadi korban.
Peristiwa tragis kembali terjadi pada Rabu (20/05/2026) di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Sebuah truk tronton pengangkut CPO diduga menyenggol kendaraan roda dua hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi di kawasan Mendalo dan merenggut nyawa pengendara. Rentetan kejadian tersebut membuat masyarakat semakin khawatir terhadap aktivitas kendaraan berat yang melintas di jalan umum, terutama di kawasan padat penduduk dan jalur utama aktivitas warga.
“Warga tidak ingin terus ada korban jiwa. Pemerintah harus serius mencari solusi. Jangan sampai nyawa masyarakat terus menjadi taruhan di jalan,” ujar salah seorang warga.
Kawasan Mendalo disebut sebagai salah satu titik paling rawan kecelakaan. Selain menjadi jalur utama kendaraan bertonase besar, wilayah tersebut juga merupakan pusat aktivitas pendidikan karena terdapat kampus Universitas Jambi dan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang setiap harinya dipadati ribuan mahasiswa.
Masyarakat menilai keberadaan truk batu bara, truk CPO maupun kendaraan ekspedisi besar yang melintas bersamaan dengan kendaraan roda dua sangat berisiko memicu kecelakaan fatal, terutama pada jam sibuk saat pelajar, mahasiswa dan pekerja beraktivitas.
Warga pun mendesak pemerintah segera menerapkan aturan yang lebih ketat terhadap operasional kendaraan bertonase besar, termasuk pembatasan jam operasional serta percepatan pembangunan jalur khusus angkutan batu bara dan kendaraan berat lainnya.
Menurut masyarakat, keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab negara sebagaimana diatur dalam aturan keselamatan lalu lintas. Karena itu, pemerintah dinilai harus hadir memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat, khususnya pengendara roda dua yang paling rentan menjadi korban kecelakaan.
Selain penertiban kendaraan, masyarakat juga meminta aparat terkait meningkatkan pengawasan terhadap truk yang diduga melebihi kapasitas muatan serta kendaraan berat yang masih melintas di kawasan padat penduduk.
Warga berharap pemerintah tidak lagi menunggu jatuhnya korban berikutnya, melainkan segera mengambil langkah konkret agar jalan raya di Jambi kembali aman dan nyaman bagi masyarakat. (*)



