Kabarina.com – Suasana penuh khidmat, religius, dan kebersamaan menyelimuti pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Desa Tanjung, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, pada Minggu (29/03/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Rio Desa Tanjung, Kampung Bukit Cermin tersebut berlangsung meriah dan semarak. Sejak sore hari, ratusan masyarakat dari berbagai kalangan telah memadati lokasi acara. Nuansa Islami begitu terasa dengan hiasan lampu warna-warni, ornamen religi, serta panggung utama yang megah, menambah kekhidmatan sekaligus kemeriahan pembukaan MTQ tahunan ini.Acara secara resmi dibuka oleh Datuk Rio(Kades) Desa Tanjung, Hasan, yang dalam kesempatan itu hadir bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ninik mamak, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bukti kuatnya dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sebagai agenda keagamaan yang sarat nilai pembinaan generasi.

Dalam sambutannya, Hasan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga terlaksananya kegiatan dengan baik dan meriah.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu demi suksesnya MTQ ke-54 ini. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal jariah dan mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan memiliki makna yang jauh lebih dalam sebagai sarana syiar Islam, memperkuat ukhuwah, serta membentuk karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Menurutnya, MTQ merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga mampu melahirkan qori dan qori’ah yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia.

“MTQ ini adalah wadah untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Harapan kita, dari Dusun Tanjung ini akan lahir generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hasan juga mengajak seluruh orang tua untuk lebih aktif dalam membimbing dan mengarahkan anak-anak mereka agar rutin mengikuti kegiatan keagamaan, khususnya belajar mengaji pada malam hari.

Ia menilai, peran keluarga sangat penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di era modern saat ini.

“Peran orang tua sangat menentukan. Mari kita antar dan dorong anak-anak kita untuk belajar mengaji. Dengan begitu, mereka tidak hanya terhindar dari pengaruh buruk, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an, bahkan menjadi penghafal Al-Qur’an di masa depan,” imbaunya.

Sementara itu, pelaksanaan MTQ ke-54 Desa Tanjung ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Maret 2026. Berbagai cabang perlombaan akan dipertandingkan, mulai dari tilawah Al-Qur’an, tartil, hingga cabang-cabang keagamaan lainnya yang diikuti oleh peserta dari berbagai kampung dalam wilayah Dusun Tanjung.

Dengan terselenggaranya MTQ ini, diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

MTQ ke-54 ini pun diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Dusun Tanjung di masa yang akan datang. (*)