Kabarina.com – Lifter angkat besi putri asal Jambi, Juliana Klarisa, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan memborong tiga medali emas di kelas 53 kilogram pada Kejuaraan Nasional Angkat Besi Senior “Pupuk Indonesia” 2026 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, 15–20 April.

Pelatih angkat besi Jambi, Raden Aman, menyebutkan bahwa Klarisa kembali menunjukkan konsistensinya dengan mempertahankan medali emas untuk Provinsi Jambi. Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan hingga ajang PON 2028 mendatang.

Pada kejuaraan tersebut, Klarisa yang pernah tampil di SEA Games dan Olimpiade tampil percaya diri dan bersaing ketat dengan atlet dari Lampung dan DKI Jakarta. Ia berhasil meraih emas di nomor snatch dengan angkatan 71 kilogram, clean and jerk 95 kilogram, serta total angkatan 166 kilogram.

“Lifter Jambi berhasil merebut medali emas pada setiap angkatan, mengalahkan saingannya dari Lampung atas nama Adelia dan Lisa asal DKI Jakarta,” ujar Raden Aman.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jambi, Mat Sanusi, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. Ia berharap Klarisa mampu mempertahankan tradisi emas hingga PON 2028 di NTB–NTT, sebagaimana keberhasilannya di PON 2024.“Kami berharap Klarisa bisa mempertahankan medali emas tersebut sampai ke PON 2028 di NTB-NTT seperti tradisinya merebut emas pada PON 2024 lalu,” katanya.Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jambi sendiri mengirimkan empat atlet untuk berlaga di kejuaraan ini. Mereka terdiri dari tiga atlet putri dan satu putra yang telah menjalani program latihan intensif.

Keempat atlet tersebut adalah Juliana Klarisa (53 kg), Fannie Wahyu Agnie (69 kg), Jihan Syafitri (+69 kg), serta Muhammad Ripqi Ramadhan (+85 kg). Dari nama-nama tersebut, Klarisa dan Ripqi merupakan peraih medali emas PON 2024 dan telah mengoleksi sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan nasional.(*)