Kabarina.com – Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Wanita Tani sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting untuk mewujudkan swasembada pangan, ketahanan pangan, serta kedaulatan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Gubernur mendampingi Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, dalam pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Provinsi Jambi dan DPD Wanita Tani Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (21/04/2026).

Kepengurusan DPD HKTI Provinsi Jambi periode 2026–2031 dilantik langsung oleh Sudaryono selaku Ketua Umum DPN HKTI. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, serta para kepala daerah dan undangan lainnya.

Sebelum pelantikan, rombongan melakukan penanaman jagung serentak dan meninjau stan UMKM petani sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian berbasis masyarakat.

Dalam sambutannya, Al Haris berharap kepengurusan HKTI yang baru dapat bekerja maksimal untuk meningkatkan hasil pertanian dan ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Ia juga memaparkan sejumlah capaian positif, di antaranya Nilai Tukar Petani (NTP) Maret 2026 sebesar 178,39 atau naik 1,11 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) mencapai 184,26 atau naik 1,01 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Jambi saat ini berada di angka 4,93 persen, termasuk peringkat keempat di Sumatera. Ini menunjukkan kerja keras semua pihak, termasuk HKTI dan Wanita Tani,” ujar Al Haris.

Ia juga menambahkan, sektor pertanian Jambi terus menunjukkan perkembangan, dengan luas sawah mencapai 14.000 hektare dan target peningkatan hingga 126.000 hektare pada 2026. Produksi padi pun mengalami peningkatan signifikan, bahkan tertinggi di Sumatera dengan angka 30,7 persen.

Gubernur turut menyoroti meningkatnya minat petani untuk kembali menggarap lahan sawah, seiring kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah yang menguntungkan petani serta optimalisasi peran Bulog dalam menyerap hasil panen.

Sementara itu, Sudaryono menyampaikan optimisme terhadap kepengurusan HKTI di bawah pimpinan Sutan Adil Hendra. Ia menegaskan pentingnya HKTI sebagai jembatan antara petani dan pemerintah, serta komitmen Kementerian Pertanian dalam mendorong modernisasi melalui penyediaan sarana dan prasarana.

Pada kesempatan tersebut, Wamentan juga menyerahkan bantuan 25 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Muaro Jambi serta bantuan mesin pengolahan ubi senilai Rp50 juta.

Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan dan menegaskan komitmen HKTI untuk terus membantu petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

Hal senada disampaikan Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno yang menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di daerahnya. Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Muaro Jambi menerima bantuan benih padi sebanyak 84.525 kilogram untuk 3.381 hektare lahan yang telah disalurkan kepada 157 kelompok tani.

Pelantikan tersebut dihadiri sekitar 3.000 anggota HKTI dan Wanita Tani se-Provinsi Jambi, menjadi simbol semangat bersama dalam membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan demi kesejahteraan petani.(*)