Kabarina.com — Program Desa Mandiri Peduli Gambut yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup kembali disosialisasikan di salah satu desa wilayah gambut di Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi XII, Drs. H. Cek Endra, yang menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan agar masyarakat semakin berperan aktif dalam menjaga dan memulihkan ekosistem gambut.
Sosialisasi ini dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan LPPM Universitas Jambi. Program tersebut merupakan salah satu aspirasi dari Drs. H. Cek Endra melalui dukungan pemberdayaan kelompok masyarakat di Desa Puding, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam sambutannya, Cek Endra menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan gambut tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi masyarakat sebagai ujung tombak pengawasan dan pelaksanaan di lapangan.
“Desa Mandiri Peduli Gambut bukan hanya program, tetapi gerakan besar untuk menyelamatkan ekosistem gambut kita. Peran masyarakat adalah kunci. Negara hadir untuk memberikan dukungan, pendampingan, serta fasilitas agar desa-desa di wilayah gambut menjadi lebih mandiri,” ujarnya.
Program Desa Mandiri Peduli Gambut merupakan inisiatif untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola lahan gambut secara berkelanjutan, mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan.
Kegiatan sosialisasi diisi dengan pemaparan teknis mengenai pentingnya menjaga kelembapan gambut, teknik budidaya ramah lingkungan, strategi pencegahan karhutla berbasis komunitas, hingga peluang ekonomi melalui pengembangan produk berbasis lahan gambut. Para peserta yang terdiri dari perangkat desa, kelompok tani, pemuda, hingga tokoh masyarakat tampak antusias mengikuti diskusi.
Cek Endra juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.
“Kami di DPR RI akan terus mengawal agar program pemulihan gambut mendapatkan pendanaan yang memadai dan tepat sasaran. Desa harus diberi ruang dan dukungan agar benar-benar mandiri dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Kepala desa setempat menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut dan berharap dukungan pemerintah dapat mempercepat peningkatan kapasitas desa dalam menghadapi potensi bencana lingkungan, khususnya kebakaran gambut yang menjadi ancaman tahunan.
Dengan terlaksananya sosialisasi ini, diharapkan Program Desa Mandiri Peduli Gambut dapat berjalan lebih efektif dalam memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah gambut Provinsi Jambi.(*)











