Kabarina.com – Mengawali hari kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., langsung turun ke lapangan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah sektor kesehatan.

Pada Rabu siang (25/03/2026), Maulana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke UPTD Puskesmas Tahtul Yaman, Kecamatan Danau Teluk. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja pasca-Lebaran, usai sebelumnya menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada warga prasejahtera.

Didampingi jajaran kepala perangkat daerah terkait, Maulana meninjau langsung berbagai fasilitas dan sistem pelayanan di puskesmas tersebut. Ia memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan tanpa hambatan, khususnya bagi masyarakat di kawasan Seberang Kota Jambi.

Dalam peninjauan itu, Maulana mengapresiasi kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kesehatan yang tetap bertugas selama masa libur Lebaran. Menurutnya, sistem piket yang diterapkan terbukti efektif menjaga kesinambungan pelayanan.

“Alhamdulillah, seluruh pegawai sudah aktif kembali bekerja. Sebenarnya pelayanan tidak pernah terhenti, karena sejak awal pekan sudah diberlakukan sistem piket. Hingga siang ini tercatat sekitar 70 warga telah mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, sektor kesehatan merupakan layanan vital yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun, termasuk saat hari besar keagamaan. Kedisiplinan para tenaga medis dinilai sebagai wujud nyata komitmen dalam melayani masyarakat.

Maulana juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap etos kerja para tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Ia menilai dedikasi yang ditunjukkan di Puskesmas Tahtul Yaman mencerminkan kualitas pelayanan prima yang juga diterapkan di puskesmas lain di Kota Jambi.

“Saya sangat bangga melihat dedikasi rekan-rekan tenaga medis. Mereka tetap siaga memberikan pelayanan terbaik di tengah suasana Lebaran. Pola kerja seperti ini harus terus dipertahankan agar masyarakat selalu merasa terlayani,” tambahnya.

Kunjungan ini turut menjadi momen emosional bagi Maulana. Puskesmas Tahtul Yaman memiliki nilai historis dalam perjalanan kariernya sebagai seorang dokter.

Ia mengenang masa awal pengabdiannya sebagai Dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) di puskesmas tersebut sebelum terjun ke dunia birokrasi dan politik.

“Tempat ini sangat berkesan bagi saya. Di sinilah saya memulai karier sebagai dokter. Bahkan hingga kini masih banyak rekan sejawat yang dulu bekerja bersama saya dan tetap mengabdi dengan penuh semangat,” kenangnya.

Peninjauan diakhiri dengan diskusi bersama pihak puskesmas terkait pemeliharaan alat kesehatan serta rencana pengembangan fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi masyarakat ke depan. (*)