Kabarina.com — Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kickboxing Indonesia Jambi resmi dimulai pada hari ini dan dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, di GOR Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ajang ini menjadi salah satu program penting dalam kalender pembinaan KONI Jambi untuk memperkuat kualitas atlet daerah.
Kejurprov tahun ini diikuti oleh ratusan atlet kickboxing dari seluruh pengurus cabang kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Para atlet akan bertanding di berbagai kelas dan nomor pertandingan yang telah dipersiapkan oleh panitia, mulai dari kategori junior hingga senior. Kehadiran atlet-atlet muda berbakat menjadi salah satu sorotan, karena mereka diyakini dapat menjadi tulang punggung Jambi dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB–NTT.
Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event ini. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat bangga menjadi tuan rumah dan siap mendorong lahirnya prestasi olahraga dari wilayahnya. Menurutnya, olahraga seperti kickboxing tidak hanya mengasah mental dan fisik atlet, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan kepercayaan diri generasi muda.
Ketua Pengprov Kickboxing Indonesia (KBI) Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, serta optimisme bahwa Kejurprov ini akan menjadi wadah penting untuk menemukan atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Melalui Kejurprov ini, kami berharap dapat menemukan atlet-atlet muda berbakat yang siap membawa nama Provinsi Jambi bersinar di kejuaraan nasional hingga PON 2028. Ajang ini bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga proses pembinaan jangka panjang,” ujarnya di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurprov, Drs. Faisal, M.Si, menjelaskan bahwa persiapan event telah dilakukan secara matang. Mulai dari kesiapan venue, perangkat pertandingan, hingga mekanisme penjurian yang mengikuti standar nasional. Ia menambahkan bahwa Kejurprov juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menambah jam terbang, mengukur kemampuan masing-masing, serta memperbaiki teknik sebelum menghadapi kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.
“Kickboxing Jambi terus berkembang dari tahun ke tahun. Kami berharap event ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas teknik, taktik, dan mental bertanding para atlet,” terang Faisal.
Pertandingan akan berlangsung selama beberapa hari dengan intensitas yang cukup tinggi. Para pelatih dan official dari masing-masing daerah di Provinsi Jambi turut memberikan dukungan maksimal agar atlet mereka mampu tampil optimal di atas ring.
Dengan terselenggaranya Kejurprov Kickboxing Indonesia Jambi 2025 ini, diharapkan tercipta atmosfer kompetisi yang sehat, sportif, dan inspiratif. Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga memperkuat fondasi prestasi kickboxing Jambi menuju panggung nasional.(*)











