Hadir di Reses DPRD, Wali Kota Maulana Optimalkan Program “Kampung Bahagia”
Kabarina.com – Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, Menunjukan Komitmennya dalam menjemput aspirasi masyarakat dan memastikan program unggulan “Kampung Bahagia” benar-benar dirasakan masyarakat. Hadir langsung dalam agenda reses DPRD, ia menegaskan komitmennya menyinkronkan aspirasi warga dengan dukungan anggaran pusat, demi mendorong pembangunan berbasis RT yang lebih cepat, tepat, dan berdampak nyata.
Kehadiran Maulana dalam Reses I Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, semakin memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif. Agenda tersebut juga turut dihadiri Anggota DPR RI, Cek Endra, yang memberi dukungan dari tingkat pusat.
Dalam sambutannya, Maulana menegaskan bahwa program “Kampung Bahagia” menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus pembangunan infrastruktur di tingkat lingkungan. Dengan alokasi Rp100 juta per RT, program ini diharapkan mampu menjawab langsung kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran Bapak Cek Endra dari DPR RI menjadi momentum emas untuk menyinkronkan kebutuhan warga dengan kebijakan anggaran. Kami ingin memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya di hadapan ratusan warga.
Ia merinci, pada tahun 2026 sebanyak 1.583 RT di Kota Jambi akan menjalankan program tersebut. Pelaksanaannya dibagi dalam dua tahap guna menjaga efektivitas dan akuntabilitas.
Tahap pertama berlangsung Januari hingga Juni menyasar 800 RT, sementara sisanya akan dituntaskan pada Juli hingga Desember 2026. Maulana menekankan, konsep utama program ini adalah rembuk warga dan gotong royong.
“Warga menentukan kebutuhan, masyarakat yang mengerjakan, dan pemerintah hadir sebagai fasilitator,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Cek Endra yang menilai “Kampung Bahagia” sebagai terobosan cerdas di tengah tantangan efisiensi anggaran global. Menurutnya, program tersebut mampu memangkas birokrasi sekaligus menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Ini model pembangunan efektif berbasis gotong royong,” ujarnya.
Dari sisi kebijakan pusat, Cek Endra juga mendorong perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas) serta peningkatan pengelolaan sampah di Kota Jambi. Ia turut memastikan bahwa kondisi cadangan energi nasional masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kelangkaan BBM.
Sementara itu, Kemas Faried Alfarelly mengapresiasi kehadiran Wali Kota dan anggota DPR RI dalam kegiatan reses tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan 400 paket bantuan sosial kepada warga. Selain itu, kolaborasi sebelumnya juga telah menghadirkan bantuan gerobak sampah guna mendukung kebersihan lingkungan.
“Aspirasi warga tidak hanya menjadi catatan. Hari ini juga kami bersama OPD langsung turun mengecek kondisi lapangan,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu turut dihadiri jajaran OPD Pemkot Jambi serta Dirut Perumda Tirta Mayang, guna memastikan setiap persoalan warga terutama terkait air bersih dan drainase dapat segera ditindaklanjuti secara teknis.
Dialog interaktif antara masyarakat dan para pemimpin daerah pun menutup kegiatan dengan suasana hangat. Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan Kota Jambi terus bergerak maju melalui kolaborasi erat antara eksekutif dan legislatif. (*)




